Baca yuk
Loading...

Postingan Terbaru

Al Qur’an dan Sebuah Zaman; Mana yang Harus Menyesuaikan?

Al Qur’an dan Sebuah Zaman; Mana yang Harus Menyesuaikan?

     
 
LDK, BKLDK, hukum islam, zaman, FUSI, UM, universitas negeri malang, Al Qur'an, Allah, Adil, Khilafah
    Atikah menyambutku saat aku memasuki pelataran Masjid Salahuddin. Banyak mahasiswa hilir-mudik, keluar-masuk masjid. Ada yang masuk mau menunaikan shalat ashar, ada yang keluar hendak masuk kuliah atau pulang ke kos. Jamaah pengajian sudah banyak yang berkumpul melingkar menungguku datang. Saat ini giliranku menyampaikan presentasi. Pengajian ini menggunakan metode dialog bukan monolog seperti ceramah KH Zainuddin MZ yang terkenal itu. Jamaah ini paling banyak 20 orang yang mengikuti, kalau KH Zainuddin bisa puluhan ribu yang hadir. Makanya dijuluki kyai sejuta umat. 
Aku Malu Menjadi Wanita

Aku Malu Menjadi Wanita

wanita, muslimah, sholehah, LDK, BKLDK, universitas negeri malang, UM, pemalu, malu

“ Wanita itu ibarat buku yang dijual di toko buku. ” Kata Ukhti Liana, mentor rohaniku ketika SMA.

Ia melanjutkan ceritanya “Begini asosiasinya.. di suatu toko buku, banyak pengunjung yang datang untuk melihat-lihat buku. Tiap pengunjung memiliki kesukaan yang berbeda-beda. Karena itulah para pengunjung tersebar merata di seluruh sudut ruangan toko buku. Ia akan tertarik untuk membeli buku apabila ia rasa buku itu bagus, sekalipun ia hanya membaca sinopsis ataupun referensi buku tersebut. Bagi pengunjung yang berjiwa pembeli sejati, maka buku tersebut akan ia beli. Tentu ia memilih buku yang bersampul, karena masih baru dan terjaga. Transaksi di kasirpun segera terjadi. ”

“iya, terus kak..?” kataku dan teman-teman, dibuat penasaran olehnya.

“Nah, bagi pengunjung yang tidak berjiwa pembeli sejati, maka buku yang ia rasa menarik, bukannya ia beli, justru ia mencari buku dengan judul sama tapi yang tidak bersampul. Kenapa? Kerena untuk ia dibaca saat itu juga. Akibatnya, buku itu ada yang terlipat, kusam, ternoda oleh coretan, sobek, baik sedikit ataupun banyak. Bisa jadi buku yang tidak tersampul itu dibaca tidak oleh seorang saja. Tapi mungkin berkali-kali, dengan pengunjung yang berbeda tetapi berjiwa sama, yaitu bukan pembeli sejati alias pengunjung iseng yang tidak bertanggung jawab. Lama kelamaan, kasianlah buku itu, makin kusam hingga banyak yang enggan untuk membelinya” Cerita ukhti Liana.

“Wanita itu ibarat buku. Jika ia tersampul dengan jilbab, maka itu adalah ikhtiar untuk menjaga akhlaknya. Lebih-lebih kalau jilbab itu tak hanya untuk tampilannya saja, tapi juga menjilbabkan hati.. Subhanallah..!
Pengunjung yang membeli adalah ibarat suami, laki-laki yang telah Allah siapkan untuk mendampinginya menggenapkan ½ dienNya. Dengan gagah berani dan tanggung jawab yang tinggi, ia bersedia membeli buku itu dengan transaksi di kasir yang diibaratkan pernikahan. Bedanya, Pengunjung yang iseng, yang tidak berniat membeli, ibarat laki-laki yang kalau zaman sekarang bisa dikatakan suka pacaran. Menguak-nguak kepribadian dan kehidupan sang wanita hingga terkadang membuatnya tersakiti, merintih dengan tangisan, hingga yang paling fatal adalah ternodai dengan free-sex. Padahal tidak semua toko buku berani menjual buku-bukunya dengan fasilitas buku tersampul. Maka, tentulah toko buku itu adalah toko buku pilihan. Ia ibarat lingkungan, yang jika lingkungan itu baik maka baik pula apa-apa yang ada didalamnya. ” kata ukhti Liana.

“wah, kalau begitu jadi wanita harus hati-hati ya..!. ” celetuk salah satu temanku.

“Hmm, .apakah apapun di dunia ini bakal dapet yang seimbang ya, kak? Kayak itu deh, buku yang tersampul dibeli oleh pembeli yang bertanggung jawab. Itukan perumpamaan Wanita yang baik dan terjaga akhlaknya juga dapat laki-laki yang baik, bahkan insyallah mapan, sholeh, pokoknya yang baik-baik juga. Gitu ya, kak?” kata temanku.

“ Benar, Seperti janji Allah SWT, “Wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanit yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). (An-Nur:26). Dan, hanya Allah yang tak menyalahi janji. ” penjelasan ukhti Liana.

***

Empat tahun berselang.. diskusi itu masih mengena dihatiku. Hingga pada suatu malam, pada suatu muhasabah menyambut usia yang bertambah, “Pff, Ya Allah… Tahu begini, Aku malu jadi wanita. ” bisikku.
Menjadi wanita adalah amanah. Bukan amanah yang sementara. Tapi amanah sepanjang usia ini ada. Pun menjadi wanita baik itu tak mudah. Butuh iman dan ilmu kehidupan yang seiring dengan pengalaman.
Benar. Menjadi wanita adalah pilihan. Bukan aku yang memilihnya, tapi Kau yang memilihkannya untukku. Aku tahu, Allah penggenggam segala ilmu. Sebelum Ia ciptakan aku, Ia pasti punya pertimbangan khusus, hingga akhirnya saat kulahir kedunia, Ia menjadikanku wanita. Aku sadar, tidak main-main Allah mengamanahkan ini padaku. Karena kutahu, wanita adalah makhluk yang luar biasa. Yang dari rahimnya bisa terlahir manusia semulia Rasulullah atau manusia sehina Fir’aun.

Kalau banyak orang lain merasa bangga menjadi wanita, karena wanita layak dipuja, karena wanita cantik memesona, karena wanita bisa dibeli dengan harta, karena wanita cukup menggoda, dan lain sebagainya, maka justru sebaliknya, dengan lantang aku berkata.. “aku malu menjadi wanita!”

Ya, Aku malu menjadi wanita, kalau faktanya wanita itu gampang diiming-iminggi harta dengan mengorbankan harga dirinya. Aku malu menjadi wanita kalau ternyata wanita itu sebagai sumber maksiat, memikat, hingga mengajak pada jalan sesat. Aku malu menjadi wanita kalau ternyata dari pandangan dan suara wanita yang tak terjaga sanggup memunculkan syahwat. Aku malu menjadi wanita kalau ternyata tindak tanduk wanita sanggup membuahkan angan-angan bagi pria. Aku malu menjadi wanita kalau ternyata wanita tak sanggup jadi ibu yang bijak bagi anaknya dan separuh hati mendampingi perjuangan suaminya.
Sungguh, aku malu menjadi wanita yang tidak sesuai dengan fitrahnya. Ya, Aku malu jika sekarang aku belum menjadi sosok wanita yang seperti Allah harapkan. Aku malu, karena itu pertanda aku belum amanah terhadap titipan Allah ini. Entahlah, dalam waktu 19 tahun ini aku sudah menjadi wanita macam apa. Aku malu.. Bahkan malu ini berbuah ketakutan, kalau-kalau pada hari akhir nanti tak ada daya bagiku untuk mempertanggungjawabkan ini semua.

Padahal, setahuku dari Bunda Khadijah, Aisyah dan Fatimah, wanita itu makhluk yang luar biasa, penerus kehidupan. Dari kelembutan hatinya, ia sanggup menguak gelapnya dunia, menyinari dengan cinta. Dari kesholehannya akhlaknya, ia sanggup menjaga dunia dari generasi-generasi hina dengan mengajarkannya ilmu dan agama. Dari kesabaran pekertinya, ia sanggup mewarnai kehidupan dunia, hingga perjuangan itu terus ada.

Allah, maafkan aku akan kedangkalan ilmuku dan rendahnya tekadku. Aku berlindung pada-Mu dari diriku sendiri. Bantu aku Rabb, untuk tak lagi menghadirkan kelemahan-kelemahan diri saat aku ada di dunia-Mu. Hingga kelak aku akan temui-Mu dalam kebaikan akhlak yang kuusahakan. Ya, wanita sholehah..”
moslemalda@yahoo. Com
7 BANGUNAN YANG SELAMAT DARI MUSIBAH BESAR

7 BANGUNAN YANG SELAMAT DARI MUSIBAH BESAR

7 BANGUNAN YANG SELAMAT DARI MUSIBAH BESAR

Manusia tidak dapat memprediksi kapan musibah terjadi. Gempa bumi,
kebakaran, tanah longsor, tsunami, semua dapat terjadi sewaktu-waktu
tanpa sepengetahuan manusia. Sejumlah kerusakan dan korban jiwa pun
tidak dapat terelakkan.





Bangunan


Namun di tengah duka yang menyelimuti akibat bencana, Tuhan YME selalu
memberikan keajaiban. Beberapa bangunan dibiarkan tetap kokoh berdiri
sementara bangunan di sekitarnya luluh lantak akibat bencana yang
melanda. Sungguh Tuhan Maha Baik.



1. The George Pub, London

The George Pub


Minggu, 2 September 1666 menjadi hari yang tidak terlupakan bagi
sebagian warga London. Berawal dari kebakaran di toko roti milik Thomas
Farriiner di Pudding Lane, api dengan cepat menyebar hingga bagian barat
kota London dan musibah ini terus berlangsung hingga tiga hari
kemudian, Rabu, 5 September 1666.



Musibah ini menghanguskan 13.200 rumah dan menewaskan sekitar 100.000
jiwa atau sekitar seperenam jumlah penduduk London saat itu. Di tengah
dahsayatnya kobaran api yang menghanguskan London saat itu, The George
Pub, sebuah pub yang terletak di Fleet Street ternyata masih kokoh
berdiri. Bangunan yang terbuat dari kayu ini kini menjadi salah satu
obyek wisata bersejarah yang banyak dikunjungi di London.



2. Palace Hotel - Lotta's Fountain, San Fransisco

Palace Hotel - Lotta's Fountain


Berawal dari gempa hebat yang terjadi di San Fransisco pada 18 April
1906, sebagian infrastruktur kota San Fransisco ikut lumpuh dan
menyebabkan kebakaran di beberapa tempat. Salah satunya adalah Palace
Hotel yang berada di dekat salah satu landmark kota San Fransisco,
Lotta's Fountain. Meski sempat hangus terkena kobaran api, namun hotel
ini masih berdiri tegak dan menjadi tempat berlindung para warga.



Palace Hotel saat peristiwa kebakaran di San Fransisco tahun 1906


Saat ini, Palace Hotel tidak mengalami banyak perubahan. Hotel ini masih
menjadi tempat menginap favorit bagi para wisatawan yang berkunjung ke
San Fransisco.



3. St. Michael's Church, Chicago

St. Michael's Church


Bisa dikatakan bahwa musibah kebakaran yang terjadi di Chicago pada 8
Oktober 1871 adalah salah satu musibah terbesar yang pernah terjadi di
Chicago. Peristiwa ini berlangsung mulai Minggu, 8 Oktober 1871 dan
berakhir pada Selasa, 10 Oktober 1871. Sekitar 9 km persegi kota Chicago
hangus terbakar tanpa penyebab yang jelas.



St. Michael's Church adalah salah satu bangunan yang selamat dari
kebakaran Chicago. Bangunan yang didirikan sejak tahun 1852 ini sempat
rusak parah akibat jilatan api, namun keseluruhan bangunan berhasil
diselamatkan.



4. Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh

Masjid Raya Baiturrahman


Masjid Raya Baiturrahman menjadi saksi bisu musibah tsunami Aceh yang
terjadi pada tahun 2004. Setelah diguncang gempa berskala 9 Richter,
warga Aceh dikejutkan dengan bencana tsunami yang melumpuhkan kota Aceh
dan menewaskan sekitar 230.000 warganya.



Masjid Baiturrahman Aceh saat tsunami tahun 2004


Namun di tengah bencana tersebut, Masjid Raya Baiturrahman tetap kokoh
berdiri dan menjadi tempat berlindung bagi warga sekitar. Air yang masuk
ke dalam perairan masjid pun seketika memiliki arus yang lebih tenang
dibanding dengan air yang berada di luar masjid.



5. Masjid Kobe, Jepang

Masjid Kobe


Masjid Kobe merupakan bangunan yang sangat penting bagi warga muslim di
Jepang. Masjid yang mulai diresmikan sejak tahun 1935 ini merupakan
masjid pertama yang dibangun di Jepang. Masjid ini dibangun dengan gaya
Turki oleh arsitek kenamaan, Jan Josef Svgar yang juga mendesain
beberapa tempat ibadah di Jepang.



Namun keistimewaan Masjid Kobe tidak hanya itu. Masjid ini adalah salah
satu bangunan yang masih kokoh bertahan setelah mengalami beberapa
bencana besar di Jepang.





Masjid Kobe 


Bencana pertama adalah peristiwa jatuhnya bom atom pada Perang Dunia II
di tahun 1945.Meski kota Hiroshima dan Nagasaki yang menjadi tujuan
pengeboman oleh Amerika Serikat, namun kota Kobe yang tidak jauh dari
lokasi pengeboman juga ikut rata dengan tanah. Saat peristiwa tersebut
terjadi, Masjid Kobe hanya mengalami keretakan pada dinding luar dan
semua kaca jendelanya pecah.



Musibah kedua yang dialami oleh Masjid Kobe terjadi pada tahun 1995.
Saat itu Jepang mengalami gempa Hanshin-Awaji yang menelan korban hingga
140.000 jiwa. Namun lagi-lagi, Masjid Kobe tetap berdiri kokoh dan
tidak tergoyahkan.

6. Masjid Golcuk, Turki

Masjid Golcuk


Tahun 1999, Turki diguncang gempa dahsyat yang menewaskan lebih dari
40.000 jiwa dan hampir 44.000 jiwa terluka. Ajaibnya, sebuah masjid di
daerah Golcuk masih berdiri tegak lengkap dengan menaranya. Sebuah
bangunan di samping masjid tersebut juga masih kokoh berdiri.



7. Masjid Al Fatihah, Haiti

Masjid Al Fatihah


Masjid Al Fatihah yang berada di Haiti menjadi tempat berlindung warga
sekitar ketika gempa besar terjadi di Haiti pada tahun 2010. Saat itu,
hampir seluruh bangunan penting di Haiti termasuk istana kepresidenan
dan gedung-gedung pemerintahan rusak parah, sementara Masjid Al Fatihah
masih berdiri kokoh dan hanya mengalami keretakan di dinding luarnya.
no image

Terpesona gerakan solat, Puluhan tentara korea selatan masuk islam


Seorang kontributor sebuah media online mengabarkan melalui facebooknya kalau ada sekitar 38 Tentara korea selatan yang bertugas di irak secara mengejutkan memutuskan untuk pindah Agama ke agama islam.

Tentara korea selatan yang masuk islam itu nyaris sebagian besar, sekitar 37 orang, berpangkat prajurit dan satu tentara lainnya berpangkat kapten.

Meskipun hanya satu orang yang berpangkat kapten, tetapi ternyata sang kapten itulah yang mempengaruhi ke-37 anak buahnya untuk masuk islam. Kapten yang diketahui bernama Kapten San Jin Gu yang menjabat sebagai komandan brigade 11 SF, Pasukan Penjaga perdamaian PBB dari korea selatan yang ditempatkan di wilayah irbil, Irak Utara itu mengaku terpesona dengan gerakan solat.

Menurut sang kontributor, saat bertugas menjadi pasukan penjaga perdamaian di Irak, sang kapten acap kali mengamati prilaku orang muslim irak yang berbondong-bondong taat untuk sholat ke Masjid, hal ini ia lakukan bukan dalam tugas memata-matai, melainkan karena markas komandonya terletak berdekatan dengan sebuah masjid.

Saat memperhatikan gerakan-gerakan sholat yang dilakukan oleh rakyat irak, ia sedikit tertegun dan berniat untuk mencoba sendiri seluruh gerakan sholat yang ia pelajari hasil dari pengamatannya itu sendirian di kamar dinasnya.
Saat mempraktekkan gerakan sholat itu sang kapten San Jin-Gu merasa ada ketenangan batin yang menghinggapinya. Karena itulah ia menjadikan gerakan sholat sebagai salah satu olahraga meditasi yang diwajibkan kepada para anak buahnya. Ternyata setelah dikenalkan dengan gerakan meditasi ala sholat itu, para prajurit juga merasakan ketenangan dan kedamaian yang sama dengan sang kapten.

Akhirnya, setelah itu kapten San Jin-Gu memutuskan untuk mempelajari islam lebih banyak dan lebih filosofis lagi sebelum akhirnya ia mantap memilih islam sebagai jalan baru dalam kehidupannya.
Saat mengaku ingin memeluk islam kepada anak buahnya, tanpa diduga, ke-37 anak buahnya juga menyatakan diri untuk ikut bersama sang kapten masuk Agama islam.


10 Hukuman Mati yang pantas untuk koruptor kita

10 Hukuman Mati yang pantas untuk koruptor kita


1. Lethal Injection

Eksekusi dilakukan oleh satu atau lebih algojo, Obat dapat disuntikkan dengan mesin, namun karena takut ada kesalahan teknis, sebagian besar Amerika Serikat memilih melakukannya secara manual, memilih menyuntikkan obat ke Intra vena. Obat-obatan yang kemudian tercatat dalam urutan sebagai berikut:

  •            Sodium thiopenta
  •            Pancuronium bromide
  •           Potassium chloride

2. The Electric Chair

Dalam pelaksanaan eksekusi dengan kursi listrik, Elektroda ditempatkan pada kepala dan kaki untuk membuat sirkuit tertutup. Tergantung pada fisik tahanan, dua arus dari berbagai tingkat dan durasi diterapkan. Hal ini umumnya 2000 volt selama 15 detik dan akan menyebabkan tahanan tidak sedarkan diri dan untuk menghentikan jantung. Kedua biasanya diturunkan hingga 8 AMPS. pada keadaan ini biasanya akan menyebabkan kerusakan parah pada organ dalam tubuh dan dapat panas hingga 138 ° F (59 ° C).
Paska-eksekusi kulit dapat melebur ke elektroda dan orang sering kehilangan kontrol atas fungsi badan. Kulit juga akan terbakar. Terakhir penggunaan kursi listrik adalah pada 12 September 2007 di Tennessee. Anda dapat melihat gambar mengerikan dari seseorang setelah dieksekusi oleh kursi listrik.

3. Gas Chamber

Kamar gas,digunakan untuk hukuman mati sejak dulu. pernah dipakai di kamp penjara Jerman selama Perang Dunia II di mana ia digunakan untuk membasmi jutaan orang di salah satu kasus Genosida terburuk di abad 20.Amerika Serikat yang masih menggunakan kamar gas memperbolehkan tahanan untuk memilih metode kematian . Terakhir eksekusi dengan gas digunakan di AS pada tahun 1999 kepada Walter Jerman LaGrand yang dilaksanakan di Arizona. Ada laporan bahwa Korea Utara adalah pengguna kamar gas sebagai metode eksekusi untuk menguji di tahanan.

4. Single Person Shooting

Single person shooting adalah metode eksekusi yang paling banyak digunakan di dunia, digunakan di lebih dari 70 negara,termasuk indonesia tentunya. Sementara sebagian besar negara-negara tersebut menggunakan regu penembak, tetapi ada juga yang masih menggunakan satu orang penembak. Di Soviet Rusia, satu peluru ke bagian belakang kepala adalah metode eksekusi yang paling sering digunakan untuk militer dan non-militer.
Di masa lalu, kerajaan China akan meminta keluarga untuk membayar pelaksanaan eksekusi sebagai ganti harga peluru,kejam sekali yah,udah membunuh keluarga masih disuruh bayar pula.di Taiwan, pertama tahanan disuntik dulu supaya pingsan,baru kemudian ditembak dengan pistol pada ulu hatinya.


5. Firing Squad

Firing Squad dianggap oleh banyak orang merupakan metode eksekusi yang paling mulia, dan untuk alasan bahwa ia tidak secara khusus digunakan pada penjahat perang. Berikut adalah keterangan dari saksi mata pelaksanaan eksekusi William Johnson, seorang Staf Angkatan Darat Tentara Potomac dalam 1861.
"All being ready the Marshal waved his handkerchief as the signal, and the firing party discharged the volley. Johnson did not move, remaining in a sitting posture for several seconds after the rifles were discharged. Then he quivered a little, and fell over beside his coffin. He was still alive, however, and the four reserves were called to complete the work. It was found that two of the firing party, Germans, had not discharged their pieces, and they were immediately put in irons. Johnson was shot several times in the heart by the first volley. Each of the four shots fired by the reserves took effect in his head, and he died instantly. One penetrated his chin, another his left cheek, while two entered the brain just above the left eyebrow. He died at precisely a quarter to four o’clock".
Di Amerika Serikat dikatakan bahwa hanya dua negara bagian yang mengizinkan pelaksanaan eksekusi metode ini,yaitu Idaho, dan Oklahoma.

6. Hanging

Hanging atau digantung, dilakukan dengan berbagai cara:1.tahanan dibuat berdiri pada sebuah objek yang kemudian obyek tersebut dibuang. Ini merupakan metode gantung digunakan oleh Nazi dan yang paling umum digunakan sebelum 1850. Kematian adalah lambat dan menyakitkan.2. Penangguhan gantung (sangat populer di Iran) adalah ketika penggantungan itu sendiri adalah digeser.3.Tahanan berdiri di lapangan,dengan menjerat leher mereka dan kemudian diangkat. melibatkan tying yang menjerat tahanan sekitar leher dan kemudian menurunkan mereka pada jarak dekat (biasanya 4-6 kaki) untuk memutuskan leher. Ini adalah metode yang digunakan untuk menjalankan penjahat perang Nazi.4.Terakhir adalah metode long drop,Ini adalah metode yang digunakan oleh Albert Pierrepoint.
terakhir digunakan hukuman gantung dari Saddam Hussein’s half brother, Barzan Ibrahim al-Tikriti, di Irak pada tahun 2007.

7. Beheading

beheading atau pemenggalan kepala,Di beberapa negara yang mematuhi hukum Syari'ah Islam, beheading merupakan metode eksekusi yang umum digunakan. Meskipun banyak negara mengijinkan beheading oleh hukum, Arab Saudi adalah negara yang paling sering menggunakannya.biasanya dilakukan pada Jumat malam di publik di luar masjid utamanya di kota setelah salat. Hukuman dapat diberikan untuk pemerkosaan, pembunuhan, narkoba terkait kejahatan, dan murtad (penolakan dari agama).
Pejabat Arab Saudi menyatakan bahwa mereka tidak dalam pelanggaran hukum internasional karena hukuman tidak dilakukan sampai anak telah mencapai usia 18 tahun. Hal ini terjadi dengan Dhahian Rakan al-Sibai'i yang dihukum saat berusia 15 tahun,tetapi hukuman dilakukan saat dia sudah berusia 18 tahun.

8. Guillotine

Ini adalah salah satu dari dua metode eksekusi pada daftar ini yang tidak lagi digunakan di mana saja di dunia. Perangkat itu sendiri adalah bingkai kayu besar dengan ruang di bagian bawah untuk leher dari tahanan. Pada bagian atas mesin yang besar sudut blade. Setelah tahanan siap, blade dijatuhkan, severing kepala menimbulkan kematian segera. Banyak spekulasi mengatakan apakah tahanan langsung mati atau tidak, dan seseorang pergi untuk melihat apakah tahanan masih berkedip setelah kepalanya putus. Terakhir guillotining digunakan publik di Prancis

9. Stoning

Stoning adalah metode eksekusi tahanan dengan cara Dilempari batu sampai mati.Di Iran, pelemparan adalah sanksi untuk perzinahan dan kejahatan lainnya. Pasal 104 dari Hukum Hodoud menyediakan batu yang seharusnya tidak begitu besar, dan tidak begitu kecil (pada gambar dibawah) seperti kerikil, tetapi harus menyebabkan cedera parah.Undang-undang hukumnya dibawah ini:
“The penalty for adultery under Article 83 of the penal code, called the Law of Hodoud is flogging (100 lashes of the whip) for unmarried male and female offenders. Married offenders may be punished by stoning regardless of their gender, but the method laid down for a man involves his burial up to his waist, and for a woman up to her neck (article 102). The law provides that if a person who is to be stoned manages to escape, he or she will be allowed to go free. Since it is easier for a man to escape, this discrimination literally becomes a matter of life and death.”
Hukuman mati dengan batu telah terjadi di Afghanistan, Nigeria, Iran, Malaysia, Sudan, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab dalam beberapa tahun terakhir, sesuai dengan Masyarakat Internasional Hak Asasi Manusia. Video terbaru stonings dari Iran Anda dapat menonton nya disini. stoning terakhir di Iran adalah pada tahun 2007 ketika Jaffar Kiani dihukum mati karena perzinahan.

 
10. Garrote

Garrote adalah metode eksekusi pada daftar ini yang tidak disetujui oleh hukum di negara manapun walaupun praktek penggunaannya masih dilakukan di Perancis. Garrote yang merupakan perangkat yang strangles (seperti dalam foto di atas). Perangkat ini digunakan di Spanyol sampai tahun 1978 dengan abolition dari hukuman mati. Hal ini biasanya terdiri dari satu kursi pesakitan yang telah tertahan sementara algojo tightened metal band nya sekitar leher sampai dia meninggal. Terakhir dilakukan garrote pada José Luis Cerveto pada Oktober 1977. Andorra adalah negara terakhir di dunia untuk perlindungan hukum penggunaannya pada tahun 1990.
VALENTINE???

VALENTINE???

Hukum Valentine, Valentine, Dosa Valentine


Sebentar lagi Tahun 2013 akan memasuki Tanggal 14 Februari. Boleh jadi tanggal 14 Februari setiap tahunnya merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh banyak remaja, baik di negeri ini maupun di berbagai belahan bumi lainnya. Sebab hari itu banyak dipercaya orang sebagai hari untuk mengungkapkan rasa kasih sayang. Itulah hari Valentine, sebuah hari di mana orang-orang di barat sana menjadikannya sebagai fokus untuk mengungkapkan rasa ‘kasih sayang’, walau pun pada hakikatnya bukan kasih sayang melainkan hari ‘making love’.
Copyright © 2013 Lembaga Dakwah Kampus All Right Reserved